Dovizioso Masih Dianggap Ducati Pembalap Terbaik

Berita-prediksibolaDovizioso Masih Dianggap Ducati Pembalap Terbaik. Paollo Ciabatti, yang merupakan Direktur Olahraga Ducati Corse, langsung memberikan pembelaan kepada pembalap anda mereka, Andrea Dovizioso, yang dinilai banyak kalangan akan mengalami kesulitan untuk bisa meraih gelar juara dunia MotoGP 2019. Bagi Ducati, Dovi masih tetap menjadi pembalap papan atas.

Dovizioso Masih Dianggap Ducati Pembalap Terbaik

Sebelumnya, banyak kalangan yang menyebut Dovizioso pembalap yang tidak sekuat Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. namun demikian bagi Ciabatti, meski belum berhasil meraih gealr tertinggi di MotoGP, pembalap yang berjuluk Little Dragon ini tetap salah satu pembalap MotoGP terbaik.

Sebagai informasi, Dovi naik di kelas MotoGP pada musim balap 2008 Silam bersama Jir-Scot Honda, dna kemudian hijrah ke Repsol Honda setahun setelahnya. Pada musim balap MotoGP 2012, pembalap asal Italia ini sempat membela Yamaha Tech 3, dan kemudian pada musim 2013, pembalap yang identik dengan nomor motor 04 ini digaet oleh Ducati, hingga kini. Seperti yang diketahui, perjalanan Dovi dikelas MotoGP memang tidak mudah, akan tetapi kesabaran Dovi yang menjadi ujung tombak pengembangan mesin Desmosedici yang membuatnya kini disegani.

Pembalap 32 tahun itu mulai menggebrak pada musim 2017, dimana di telah sukses merebut enam podium kemenangan. yang kemudian dia menjadi ancaman besar bagi Marc Marquez dan Honda dalam perebutan gelar juara dunia sampai seri penutup. Dan selama dua musim terakhir, Dovi menjadi rider terbaik Ducati dan menduduki posisi runner-up. Bahkan dimusim kemarin dia bahkan mengasapirekan satu timnya, Jorge Lorenzo.

“Dan memang kami tidak sukses bersama Jorge, namun kami malah justru mendapatkan Dovi yang sangat luar biasa. Jujur saja, tidak ada satupun yang mengira akan terjadi seperti ini. sedikit orang yang mengira Dovi akan meraih enam kali kemenangan, dan memperebutan gelar juara hingga seri akhir bersama Marc. Bahkan mungkin bisa jadi dia sendiri tidak menyadarinya. Dovi mampu mengekspresikan talentanya, yang tentunya juga berkat kerja sama tim dan juga pengembangan motor.” Ungkap Ciabatti, seperti yang telah dikutip.

Sebagian kalangan, menilai prestasi Dovizioso di ajang balap MotoGP dalam dua tahun terakhir ini merupakan sebuah prestasi yang sangat luar biasa, akan tetapi tidak sedikit juga yang menilai bahwa hasil dari gelaran MotoGP 2018 adalah sebuah bukti bahwa Dovi masih belum cukup kuat melawan Marc Marquez.

Bahkan ada yang memprediksi pembalap asal Italia ini tidak akan pernah menjadi juara dunia MotoGP dimasa-masa mendatang, namun hal ini tidak sependapat dengan Ciabatti.

“Saya rasa orang yang menilai bahwa Dovi tidak akan pernah bisa meraih gelar juara dunia MotoGP sungguh sebuah pernyataan yang salah, dan memiliki pandangan yang tidak jelas. Setiap pembalap memiliki jalannya sendiri, berkembang dengan cara yan berbeda, dan tentunya banyak faktor yang mempengaruhinya. Saya pikir persepsi terkait dengan Dovi terjadi, karena ini semua, akan tetapi bagi kami sejak 2013 yang lalu hingga sekarang Dovi adalah pembalap yang luar biasa.” Terang Ciabatti.