Punggung Rossi Terasa Sakit, Balapan Di Usia 40 Tahun

Berita-prediksibolaPunggung Rossi Terasa Sakit, Balapan Di Usia 40 Tahun. Seperti yang telah terjadwalkan, musim balap MotoGP 2019 bakal di gelar akhir pekan mendatang, tepatnya pada 10 Maret 2019 di Sirkuit Losail, Qatar. Akan tetapi sangat disayangnya, jelang musim balap akan bergulir, pembalap andalan tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi malah memiliki keluhan yang cukup mengganggunya.

Punggung Rossi Terasa Sakit, Balapan Di Usia 40 Tahun

Perjuangan bagi pembalap asal Italia tersebut untuk bisa mengakhiri peceklik gelar juara musim ini bakal diawali dari seri Qatar, pada 10 Maret mendatang. Diusianya yang sudah tidak muda lagi, tepatnya telah masuk usia 40 tahun, kondisi fisik dan kebugarannya menjadi salah satu tantangan tersendiri dan cukup berat bagi pembalap yang telah mengoleksi sembilan kali juara dunia di semua kelas dalam perebutan gelar juara dunia.

Belum lagi kini peta persaingan antar pembalap untuk menjadi nomor satu di MotoGP 2019 kini semakin berat, yang mana semua pembalap seperti Marc Marquez dan Andrea Dovizioso semakin menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan di lintasan balap. Belum lagi rekan satu timnya, Maverick Vinales yang telah menunjukkan peningkatan, dan pembalap muda yang lain.

Seperti yang telah dilansir salah satu media MotoGP ternama, Rossi tidak membantah bahwa usia akan mempengaruhi kemampuan balapanya di lintasan dan di persaingan perebutan gelar juara. Hal ini tergambar dari jawaban Rossi ketika ditanya wartawan media MotoGP ternama, terkait dengan bagaimana rasanya balapan di ajang balap paling bergengsi, MotoGP diusia 40 tahun.

“Tidak ada perbedaan yang terlihat, hanya saja terasa sakit di punggung di akhir hari.” Jawab Rossi.

Meskipun demikian, usai kerja keras merombak dan membenahi motor yang bakal ditungganginya di ajang balap MotoGP 2019 selama musim libur balapan, pembalap asal Italia tersebut masih menaruh harapan yang sangat besar pada MotoGP 2019 musim ini.

Seperti yang telah diketahui, pada musim lalu, Rossi berhasil mengamankan posisi ketiga, atau lebih tepatnya pembalap yang identik dengan nomor motor 46 tersebut masih unggul lima poin dari rekan setimnya di Yamaha yang menjadi pesaing terdekatnya, Maverick Vinales.

“Dimusim ini sepertinya Yamaha lebih berkonsentrasi dan termotivasi, jika dibandingkan di dua musim terakhir.” Kata Rossi.

Masih menurut pengakuan Rossi, pihaknya juga mencoba beberapa hal di Sepang untuk bisa meningkatkan performa motornya. Hasilnya ada yang berhasil dan ada juga yang gagal.

“Hasil dari yang telah saya coba tersebut adalah sesuatu yang sangat normal.” Ungkap pembalap yang berjuluk The Doctor.

“Bagi saya, ini merupakan kerja jangka panjang. Kami masih butuh banyak waktu, kami masih butuh kerja yang lebih keras lagi, dan ini juga bukan perkerjaan tiga bulan untuk bisa memperbaiki jarak. Namun secara umum kami kini lebih tangguh daripada musim kemarin.” Tutur Rossi mengakhiri.